UNAIR Eratkan Kerja Sama dengan AIC di Bidang Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pulau Terpencil

UNAIR NEWS – Direktur Indonesia dari The Australia-Indonesia Centre (AIC) Mr. Kevin Evans melakukan kunjungan kerja ke UNAIR pada Rabu (15/6/2022). Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memperkenalkan AIC pada Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Community Development (Wakil Rektor I) dan Direktur Airlangga Global Engagement (AGE) yang baru, merujuk pada kunjungan terakhir AIC pada 2019 sebelum pergantian kepemimpinan. Rapat ini dihadiri oleh Wakil Rektor I, dan Direktur AGE Iman Harymawan, Ph.D.

Prof. Nyoman menuturkan pada Mr. Evans bahwa kini UNAIR sedang mengembangkan suatu pilot project di bidang pemberdayaan masyarakat, yakni Airlangga Community Development Hub Program. Program ini dimaksudkan untuk memperkuat ambisi pemerintah terkait implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), terutama di wilayah-wilayah desa. Oleh karena itu, Prof. Nyoman mengatakan bahwa realisasi program ini harus mengedepankan prinsip multidisiplineritas.

“Airlangga Community Development Hub Program untuk akan fokus pada tiga titik. Pertama adalah pulau terpencil, yang kini lokasi terpilihnya adalah empat pulau kecil di Madura. Kedua adalah masyarakat pesisir, yang kini di Banyuwangi. Kedua adalah pulau perbatasan, yang kami pilih sekarang adalah Pulau Bintan di Kepulauan Riau. Fokusnya adalah berkaitan dengan pengembangan energi tambak, pemberdayaan ekonomi, dan pemberdayaan sosial budaya,” ujar pakar Ilmu Kimia itu.

Berdasarkan rencana tersebut, Prof. Nyoman menyematkan harapan pada AIC untuk dapat berkolaborasi bersama dalam pengembangan wilayah binaan, baik dalam bidang riset maupun pengembangan masyarakat desa. Respon Mr. Evans terkait pilot project UNAIR juga positif, dan optimis bahwa AIC akan berkolaborasi menyukseskan Airlangga Community Development Hub Program.

“Kedepannya AIC berkeinginan untuk melakukan penelitian pada bidang percepatan perkembangan pesisir selatan Jawa Timur dengan berkolaborasi bersama dengan UNAIR,” tutur Mr. Evans.

Penulis: Pradnya Wicaksana

Editor: Nuri Hermawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *