Training of Trainer SOBY (Sobat Happy & Healthy)

Training of Trainer SOBY (Sobat Happy & Healthy) diadakan oleh Airlangga Health Promotion Center untuk mendorong mahasiswa berkontribusi menciptakan kampus sehat. Direktur Direktorat Kemahasiswaan Universiatas Airlangga, Prof. Dr. M Hadi Subhan SH., MH CN membuka kegiatan tersebut dengan melauncing Modul Sobat Happy & Healthy untuk mahasiswa UNAIR pada Sabtu (4/3/2023) melalui flatform Zoom Meeting yang diikuti oleh 75 mahasiswa dari berbagai fakultas Universitas Airlangga.

Kegiatan ToT SOBY itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa agar peka dan dapat mengurangi permasalahan kesehatan mental mahasiswa di kampus. Terutama masalah yang banyak terjadi pada kalangan mahasiswa. Kegiatan tersebut menghadirkan enam narasumber untuk membahas bagaimana cara agar dapat berkontribusi dalam menciptakan kampus sehat.

Management Mental Health merupakan salah satu topik yang dibahas oleh Narasumber, Riris Diana Rachmayanti, SKM., MKes. Ia menjelaskan bahwa setiap orang pasti memiliki masalah yang berpengaruh terhadap kesehatan mental seseorang. Ada banyak faktor yang berkontribusi dalam kesehatan mental. Di antaranya, trauma, stres, pelecehan, gen, lingkungan, isolasi sosial, dan masalah kesehatan fisik.

Selain itu, Dr. Sri Widati S.Sos., MSi selaku ketua AHPC UNAIR menjalaskan berbagai program AHPC UNAIR sebagai penunjang kampus sehat. Yang mana, program tersebut membutuhkan kontribusi mahasiswa. Program di AHPC, antara lain, SOBY, Zero Tolerance, dan AHPC TV.

SOBY (Sobat Happy & Healthy) merupakan salah satu program AHPC yang berupa pemberdayaan bagi mahasiswa untuk mengatasi permasalahan yang mungkin terjadi di kalangan mahasiswa. SOBY berperan dalam membantu agenda-agenda AHPC serta sebagai teman curhat bagi mahasiswa UNAIR.

Selain itu, salah satu program AHPC UNAIR adalah Zero tolerance. Yang mana tidak adanya toleransi bagi siapapun yang melakukan pelanggaran suatu aturan di UNAIR. Larangan yang ada di Zero Tolerance adalah larangan merokok, berjudi, NAPZA, kekerasan dan aturan berkendara.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *