AHPC Komitmen Terapkan Zero Tolerance Melalui Sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok Internal UNAIR

Berdasarkan laporan Riskesdas Jawa Timur Tahun 2018 menyatakan bahwa prevalensi perokok di Kota Surabaya telah mencapai 27,58 %. Usia pertama kali merokok di Surabaya juga makin muda yaitu antara usia 5-9 tahun sebesar 1,25%. Sedangkan proporsi orang yang merokok didalam gedung atau ruangan di Surabaya masih banyak yaitu sebesar 60,06% dan frekuensi orang yang terpapar rokok orang lain di ruangan tertutup sebesar 53,88% dan angka ini masih cukup tinggi sehingga perlunya untuk memperketat implementasi KTR di Kota Surabaya.

Hal tersebut yang melatarbelakangi Airlangga Health Promotion Center (AHPC) mengelar acara “Sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok Internal UNAIR” yang menghadirkan semua civitas akademika di lingkungan Universitas Airlangga, Jumat, (15/09/2023), melalui zoom meating.

Sosialisasi ini dibuka oleh Ketua AHPC (Dr. Sri Widati, S.SOs., M.Si), Direktur Direktorat SDM (Dr. Endang Dewi Masitha, Ir., MP. dan acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Riset Inovasi dan Community Development (RICD) yang dalam hal ini di wakilkan oleh Dr. Niko Azhari Hidayat, Sp.BTKV(K).

Materi pertama oleh Dr. Sri Widati, S.SOs., M.Si dengan penyampaian tentang Peraturan Rektor Universitas Airlangga Nomor 13 tahun 2023, dan materi selanjutnya yaitu Best Practice di Beberapa Fakultas Universitas Airlangga yang dalam hal ini disampaikan oleh Kurnia Dwi Artanti, dr., M.Sc.

Para civitas akademika Universitas Airlangga terlihat sangat antusis untuk mengikuti kegiatan sosialisasi KTR ini, terbukti dengan lebih dari 160 partisipant yang hadir dalam zoom meeting tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *