4 Syarat Aqiqah yang Perlu Diketahui Sebelum Melaksanakannya

https://img.freepik.com/free-photo/asian-father-take-care-his-adorable-newborn-baby-carefully_658552-161.jpg?w=740&t=st=1679833455~exp=1679834055~hmac=6660461e50b137c47585127ca9e604e5e4ef6cd7b5c4993c11aee4d9c21a2cb3

Aqiqah adalah sebuah tradisi sunnah yang dilakukan oleh umat Islam untuk merayakan kelahiran bayi baru. Aqiqah melibatkan penyembelihan hewan qurban dan membagikan dagingnya kepada yang membutuhkan.

Namun, sebelum melaksanakan aqiqah, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi. Berikut ini adalah beberapa syarat melaksanakan aqiqah yang perlu diketahui.

Bayi yang baru lahir

Syarat utama dalam melaksanakan aqiqah adalah bayi yang baru lahir. Aqiqah dilakukan pada hari ketujuh setelah kelahiran bayi, namun bisa juga dilakukan pada hari keempat belas atau dua puluh satu setelah kelahiran bayi. Jadi, syarat pertama adalah memiliki bayi yang baru lahir.

Mampu secara finansial

Melaksanakan aqiqah juga memerlukan biaya, yang dapat bervariasi tergantung pada jenis hewan yang dipilih dan lokasi penyembelihan. Oleh karena itu, syarat kedua adalah mampu secara finansial untuk melaksanakan aqiqah.

Namun, jika seseorang tidak mampu, maka dapat melaksanakan aqiqah dengan menyembelih seekor kambing atau bahkan hanya satu bagian dari seekor kambing.

Hewan yang layak qurban

Syarat ketiga dalam melaksanakan aqiqah adalah memilih hewan yang layak untuk disembelih. Hewan yang dipilih harus sehat, tidak cacat, dan tidak memiliki cacat bawaan yang membuatnya tidak layak sebagai hewan qurban. Hewan yang dipilih juga harus cukup dewasa, minimal umur satu tahun untuk kambing dan dua tahun untuk sapi.

Sembelihan dilakukan dengan benar

Syarat terakhir adalah penyembelihan harus dilakukan dengan benar. Proses penyembelihan harus dilakukan oleh orang yang ahli dalam memotong hewan dan mengetahui cara penyembelihan yang benar menurut ajaran Islam.

Setelah hewan disembelih, dagingnya harus dibagikan kepada yang membutuhkan, termasuk keluarga, tetangga, dan orang-orang yang kurang mampu.

Dalam melaksanakan aqiqah, selain memenuhi syarat-syarat di atas, seseorang juga dapat mengambil beberapa langkah tambahan untuk memastikan bahwa aqiqah berjalan dengan lancar.

Misalnya, memilih tempat penyembelihan yang aman dan nyaman atau bisa menggunakan layanan jasa aqiqah seperti Dapur Aqiqah, mempersiapkan tempat untuk membagikan daging, dan menyediakan makanan dan minuman untuk tamu yang datang.

Dalam kesimpulannya, melaksanakan aqiqah merupakan sebuah tradisi sunnah yang penting dalam agama Islam. Namun, sebelum melaksanakan aqiqah, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi, termasuk memiliki bayi yang baru lahir, mampu secara finansial, memilih hewan yang layak untuk disembelih, dan menyembelih hewan dengan benar.

Dengan memenuhi syarat-syarat tersebut, aqiqah dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat sekitarnya