5 Jenis Paragraf Berdasarkan Tujuannya yang Sering Digunakan

https://img.freepik.com/free-photo/cropped-photo-serious-young-man-sitting-office-coworking_171337-17650.jpg?w=740&t=st=1678709560~exp=1678710160~hmac=d1c046a2db9cdb2c1fcd6aacb04b724134ac30e3e792e7d2e8ee7fca092b58e9

Menurut KBBI, paragraf adalah bab dalam karangan, biasanya berisi gagasan utama dan diawali dengan baris baru. Paragraf juga dipahami sebagai ringkasan dari beberapa kalimat yang saling berkaitan untuk menghasilkan tema tertentu.

Sebuah paragraf biasanya terdiri dari empat sampai sepuluh kalimat. Namun, ini juga didasarkan pada pengembangan ide-ide penulis. Mengubah kalimat menjadi paragraf yang baik membutuhkan beberapa elemen. Blok pembangun paragraf meliputi gagasan utama, klausa utama, konjungsi, dan klausa pendukung atau penjelas.

Pada artikel ini, kita akan mempelajari jenis-jenis paragraf sesuai dengan tujuannya.

1. Paragraf deskriptif

Paragraf deskriptif adalah paragraf yang secara jelas dan lengkap menggambarkan topik dalam teks. Sehingga pembaca bisa mendapatkan gambaran nyata tentang topik yang diceritakan.

Secara umum objek yang dijelaskan pada bagian ini adalah objek, orang, tempat, waktu atau jam, dll.

2. Paragraf naratif

Paragraf jenis ini digunakan sebagai alat tulis yang menggambarkan proses secara jelas dan runtut. Paragraf naratif adalah paragraf yang menggambarkan suatu peristiwa secara kronologis dan memiliki alur ide yang spesifik.

3. Paragraf persuasif

Salah satu ciri paragraf persuasif adalah keyakinan bahwa pikiran manusia dapat dipengaruhi dan diubah. Paragraf persuasif adalah paragraf yang ditulis dengan gagasan mengajak atau membujuk pembaca untuk melakukan sesuatu yang diinginkan penulis.

Oleh karena itu, paragraf ini harus memuat atau menampilkan data, fakta, dan bukti untuk meyakinkan pembaca. Jika penulis yang membuat paragraf persuasif sangat kredibel, kemungkinan besar paragraf persuasifnya juga bagus. Orang yang membacanya juga akan menganggap paragraf lebih mudah dipercaya.

Misalnya, paragraf persuasif yang menyerukan penghapusan diskriminasi terhadap anak berkebutuhan khusus akan lebih bagus jika ditulis langsung oleh guru SLB atau dosen di bidangnya. Untuk contoh pidato persuasif bisa Anda cari di IDNS.

4. Paragraf argumentatif

Paragraf argumentatif adalah jenis paragraf yang memuat data atau fakta yang mencerminkan pendapat atau gagasan penulis. Tujuan paragraf argumentatif adalah untuk meyakinkan pembaca bahwa pendapat atau ide penulis dapat diverifikasi dan benar.

Selain itu, bagian ini menyajikan sumber-sumber gagasan yang diperoleh dari pengalaman, analisis, dan observasi.

5. Paragraf ekspositif

Paragraf ekspositif mengandung unsur 5W + 1H (what, who, when, why dan how). Untuk gaya penulisan, paragraf ini informatif. Pengertian paragraf ekspositif adalah paragraf yang memuat kejadian-kejadian untuk tujuan penceritaan.

Jenis paragraf ekspositif yaitu analisis paparan, ilustrasi, berita, kontradiksi, perbandingan dan klasifikasi.